gontha.com

Opini mengenai Kabinet Baru

Writer :Peter F Gontha
Publisher :Gontha.com
Updated :30.08.2000 00:00

Gontha.com
Bapak Agam Yth
Apa kabar, saya harap baik baik saja.
Maaf atas keterlambatan saya membalas e-mail dan pertanyaan bapak.
Dibawah akan saya coba sedikit menjawab pertanyaan bapak.
Mohon maaf kalau ada kekurangan dalam menjawab pertanyaan bapak.
hormat kami,
Peter Gontha

Pertanyaan :
Apakah Bapak merasa gembira (atau sebaliknya) dengan formasi menteri2 yang baru? Mohon diinformasikan kementrian mana yang mempengaruhi pendapat Bapak

jawaban:
Terus terang saya tidak dapat memberikan opini. Apa yang saya baca hanyalah berita di Koran saja. saya merasa sangat sulit untuk menyatakan “lega” atau tidak, sebab mereka semua adalah orang orang baru. Secara keseluruhan tentunya banyak terjadi kesimpang siuran, tapi apakah tidak sebaiknya kita berikan saja waktu 4 – 6 bulan untuk melihat performance mereka dalam mengambil keputusan Economy makro. keputusan itu yang dapat memberikan persepsi baik atau buruknya keadaan policy making di Indonesia. Kelihatannya di pemerintah belum ada keputusan untuk mengambil keputusan keputusan Makro. Meskipun keputusan makro akan memakan waktu untuk penyelesaiannya, namun saya rasa paling tidak Pasar / masyarakat tahu kemana tujuan Indonesia / Pemerintah.

Pertanyaan:
Apakah Bapak berpendapat bahwa perubahan menteri dalam kabinet dapat membantu perkembangan industri IT/komputer di Indonesia(atau sebaliknya)?

jawaban:
Ini yang kami harapkan. Saya tidak tahu lagi siapa yang bertanggung jawab untuk bidang IT. menteri Perhubungannya sama. Selama belum ada pengertian bahwa IT tidak dapat dibendung maka tetap saja ada orang yang akan mengambil keputusan yang salah.

Pertanyaan:
Bagaimana pengaruhnya terhadap perusahaan Bapak?

jawaban:
Keputusan yang salah, pasti akan berpengaruh buruk terhadap perusahaan kami.

pertanyaan:
Secara umum, apakah Bapak merasa optimis atau pesimis terhadap pengaruh perubahan menteri2 dalam kabinet yang baru terhadap kondisi bisnis di Indonesia ( misal pengaruh terhadap nilai tukar, keamanan nasional, KKN, efisiensi pemerintahan)

jawaban:
Pak Agam, bertahun tahun, beberapa dekade penyakit ini berkembang di Indonesia secara subur. Sebelum Gaji pegawai negeri dinaikan KKN akan menetap disini.Sulit untik menghilangkan KKN begitu saja, sampai sekarang saya merasa KKN itu tidak ada hentinya. Sulit saya merasa bahwa ini akan dapat diberantas begitu saja. Indonesia negara besar, penduduk 220 juta. Potensi ekonomi besar, kondisinya mungkin akan berubah tapi kembali ke pernyataan diatas, harus ada keputusan politik / dan keputusan makro yang besar, kalau tidak ini akan sulit dirubah. Nilai tukar akan membaik, karena Rupiah masih tidak dalam nilai tukar yang realistis namun hanya karena persoalan persepsi saja. Keamanan masih tanda Tanya, disintergrasi diambang pintu. Apabila negara besar tidak mensupport PERSATUAN INDONESIA, kita akan kewalahan.

Copyright © 2005 Gontha.com, All Rights Reserved